Berita kripto: Analisis pasar & harga BTC minggu ke 26

Tim Luno
Kembali ke blog


4 minute read

Berita kripto minggu ini kembali lagi! Peristiwa terkini di pasar kripto, pergerakan harga BTC baik dari sisi fundamental maupun teknikal selama seminggu terakhir kami bahas tuntas.

 

Isi artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan saran investasi atau bentuk rekomendasi ataupun ajakan. Luno selalu menyarankan Anda untuk mendapatkan nasihat keuangan oleh Anda dan untuk Anda sendiri sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Meskipun ada sedikit penurunan harga menjelang akhir pekan lalu, sudah lebih dari satu minggu kita belum melihat price action (pergerakan harga) yang signifikan di pasar kripto. Kondisi pasar kripto yang dikenal volatil masih terhitung lebih baik ketimbang kondisi pasar saham saat ini. Pergerakan pasar saham masih terlihat tidak pasti dan kian menurun. Puncaknya terjadi Rabu pekan lalu.

 

Jumlah kenaikan kasus Covid-19 harian masih tinggi di Amerika Serikat dan tampaknya, berbanding terbalik dengan perkiraan masyarakat - gagasan untuk menggiatkan kembali perekonomian negara tersebut mungkin masih terlalu dini untuk dilakukan. Artinya, keadaan pasar saham saat ini bisa menjadi lebih buruk lagi sebelum terjadi pemulihan. Para investor perlu mengawasi pasar saham dalam beberapa minggu ke depan atau berharap agar Bitcoin terlepas dari pengaruh pasar saham.

.

Analisis harga

Jangka Pendek

Setelah harga naik dalam waktu yang singkat pada 23 Juni lalu, terjadi penurunan harga BTC yang relatif tajam. Pada 27 Juni, harga turun hingga di bawah zona support yang minggu lalu kami bahas, dari US$9.200 (Rp 133 juta) turun ke level US$8.800 (Rp 130 juta) pada 27 Juni.

 

Dalam beberapa hari terakhir kita telah melihat harga agak stabil, karena BTC kembali ke level US$ 9.200. Namun, dengan tidak ada bulls atau bears yang mau memimpin pergerakan pasar Bitcoin, saat ini pasar berada dalam kondisi tidak pasti. Ketidakpastian ini juga diperkuat dengan volume trading yang masih rendah dan angka RSI berada di poin 50.

 

Jika amati price action harian pada grafik di bawah ini, kita bisa melihat pola segitiga simetris. Hal ini sering dikaitkan dengan tren breakout yang akan bertahan lama. Tetapi dengan begitu banyaknya faktor ekonomi makro yang berperan penting dalam analisis pasar dari sisi fundamental belakangan ini, Anda sebaiknya melakukan analisis indikator teknikal semacam ini dengan penuh pertimbangan dan kewaspadaan akan pergerakan harga.

Level yang harus diperhatikan:

Jika tidak terjadi breakout ke atas US$9.200 (Rp 133 juta), level support pertama yang mungkin akan Anda lihat berada di kisaran US$9000 - US$8800 (Rp 130 juta - Rp 127 juta). Support di level US$8800 baru terbentuk pada akhir pekan lalu dan merupakan level terendah dalam 30 hari terakhir. Selain itu, level US$8.600 (Rp 125 juta) juga perlu Anda awasi jika tren turun terus terjadi.

 

Jika kita breakout kembali terjadi dan bertahan lama, BTC harus mampu naik menembus level US$9.800 (Rp 142 juta) yang kita lihat minggu lalu sebelum terus naik ke level resistance di sekitar US$10.000 (Rp 145 juta) dan US$10.500 (Rp 152 juta).

 

Jangka panjang

Dengan Bitcoin yang tampaknya mengekor pasar saham, muncul pertanyaan apakah Bitcoin akan terus diperlakukan sebagai aset berisiko oleh trader aktif (marginal trader)? Bukan pertama kalinya di tahun ini kami mencari tahu sebenarnya bagaimana pandangan para investor Bitcoin terhadap aset kripto yang satu ini. Hal ini dapat mempengaruhi kenaikan harga jangka panjang.

Kabar baik

Indeks Fear & Greed jatuh kembali ke posisi “Fear” setelah sempat menyentuh posisi netral pekan lalu. Dengan masih adanya ketidakpastian di pasar saham, sepertinya masih harus sabar menunggu sebelum lakukan langkah selanjutnya. Hal ini dikarenakan sebagian besar aset masih belum terlihat jelas arah pergerakannya.

Perubahan volume tarding Bitcoin

Rata-rata volume trading harian menunjukkan tren sideways (tidak terjadi banyak perubahan volume). Peningkatan volume trading sering terlihat ketika Bitcoin bergerak cepat, baik naik atau turun. Dengan kondisi pasar yang belum menunjukkan pergerakan yang signifikan dalam hal perubahan harga, volume pun akan menunjukkan tren yang sama.

Volatilitas tetap rendah

Tingkat volatilitas mingguan meningkat lagi minggu lalu setelah menyentuh posisi terendah di 2020. Namun persentase volatilitas dalam 30 hari masih tetap rendah. Kontrak bulanan dan triwulanan pasar derivatif di tutup pada hari Jumat. Tetapi kami belum melihat adanya pergerakan besar apapun pada volatilitas harga. Pergerakan harian telah kami amati pada penutupan bulanan (close) April atau Mei. Bukan tidak mungkin kita akan melihat tingkat volatilitas meningkat minggu ini.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

It’s never too late to get started

Buy, store and learn about Bitcoin, Ethereum, XRP and Litecoin now

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo