Berita kripto: Kembali naik, BTC cetak yearly high baru

Tim Luno
Kembali ke blog


4 minute read

Pasar aset kripto terlihat kuat pekan ini! Bitcoin dan Ether libas rekor yearly high sebelumnya. Pada hari Senin, BTC close  nyaris menyentuh US$12.500 (Rp 187 juta) - level yang belum kita lihat sejak Juli 2019 - sementara ETH juga naik hingga sentuh US$450 setelah naik hampir 10% selama seminggu terakhir.

 

 

Dapatkah tren ini terus berlanjut? Pasar memang terlihat berada dalam tren naik akhir-akhir ini, dengan sentimen bullish yang kuat dan kenaikan besar-besaran di pasar aset kripto. Namun, investor dan trader harus selalu ingat untuk mencari peluang keuntungan, tidak terlena dengan euforia, dan selalu waspada.

 

Kabar baik masih datang dari Bitcoin. Lonjakan harga BTC telah menyebabkan hash rate Bitcoin pun melonjak dan cetak level tertinggi sepanjang masa, kabar baik pasca halving Mei lalu. Scroll terus ke bawah untuk dapatkan info dan penjelasan lebih lanjut.

 

Analisis harga

Jangka pendek

 

Tak hanya trader, hodler pun pastinya sedang merasa senang dalam beberapa pekan terakhir.

 

Setelah harga meroket pada akhir Juli dan awal Agustus, aset kripto dengan market cap terbesar ini mengalami periode volatilitas tinggi, price action terus terjadi di kisaran US$11.100 (Rp 166 juta) dan US$11.900 (Rp 177 juta). Namun, BTC berhasil mengkonsolidasikan momentum kenaikannya hingga close mencetak harga tertinggi tahunan baru di US$12.300 (Rp 184 juta), dimana level tersebut merupakan level resistance sementara sejak 6 Agustus 2019.

 

Beberapa hari ke depan akan menjadi hari yang sangat penting dalam menentukan kemana arah pasar. Semua indikator saat ini mengindikasikan tren naik masih terus berlanjut, jadi nampaknya bearish akan menarik level resistance jauh ke belakang lebih dari setahun yang lalu sebagai titik infleksi untuk pergeseran momentum. Oleh sebab itu, kami dapat memperkirakan volatilitas yang kita lihat akhir-akhir ini akan terus berlanjut - terutama di dalam kisaran dan sekitar level resistensi ini.

 

Jika BTC dapat menembus di atas zona resistance saat ini di US$12.300, tampaknya ada banyak potensi kenaikan. Level berikutnya yang harus diperhatikan adalah Us$13.200 (Rp 197 juta) dan US$13.900 (Rp 207 juta), yang telah bertindak sebagai level resistance pada bulan Juni dan Juli tahun lalu. Jika pasar bergerak ke bawah, perhatikan arah support di kisaran US$11.150 (Rp 167 juta) dan US$10.500 (Rp 157 juta) yang baru dibentuk.

Jangka panjang

 

Mari kita lihat sedikit ke performa BTC dalam beberapa minggu terakhir. Seperti yang Anda lihat di grafik di bawah ini, BTC close dalam candlestick hijau selama empat minggu berturut-turut. Tentu saja ini sinyal momentum kenaikan kuat yang sangat jelas. Namun, karena Relative Strength Index (RSI) mingguan bergerak ke zona overbought untuk pertama kalinya sejak Juli 2019, kita harus selalu waspada bahwa pasar pada umumnya bergerak naik turun. Perhatikan kemungkinan adanya koreksi harga dan peluang yang mungkin muncul dari koreksi harga.

 

Pasar masih ‘extremely greedy

 

Sentimen di pasar masih berada di level ‘extremely greedy’ selama seminggu terakhir. Ini adalah periode terlama di level tersebut yang pernah tercatat. Meskipun indikator ini baru muncul Februari 2018 dan kami tidak memiliki data tahun 2017, level ‘extremely greed’ dengan periode waktu seperti ini tidak terlalu umum.

Volume trading kembali naik

 

Rata-rata volume trading BTC harian kembali menunjukkan tren naik selama seminggu terakhir. Dengan pergerakan yang mencetak harga tertinggi tahunan yang baru, momentum tampaknya akan kembali setelah pasar sebelumnya menunjukkan kondisi sideways hampir dalam dua bulan. Volume trading sekitar US$ 1,5 miliar (Rp 22,5 triliun) merupakan sinyal pasar dalam kondisi sehat. Volume tersebut jauh lebih tinggi daripada yang kita lihat di awal tahun 2020.

Lebih banyak volatilitas yang akan datang?

Terjadi lonjakan kecil pada volatilitas BTC kemarin saat pasar bergerak ke atas. Di sebagian besar bulan Agustus, BTC berada di area US$11.000 - US$11.500 (Rp 165 juta - Rp 172 juta). Akankah level tertinggi tahunan Bitcoin yang disentuh kemarin berdampak pada volatilitas yang meningkat?

Hash rate mingguan Bitcoin capai titik tertinggi baru sepanjang masa

Moving average hash rate Bitcoin dalam 7 hari baru saja mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa di angka 128,65 exahash per detik. Saat harga Bitcoin naik, lebih banyak kekuatan hash diarahkan ke jaringan, karena penambangan (mining) semakin menguntungkan bagi lebih banyak miner.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

It’s never too late to get started

Buy, store and learn about Bitcoin, Ethereum, XRP and Litecoin now

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo