Berita kripto: Bitcoin hasilkan ROI 30% dalam satu bulan

Tim Luno
Kembali ke blog


lama baca 2 menit

Hasilkan ROI lebih dari 30%, Januari 2020 jadi awal yang baik bagi Bitcoin

Bitcoin (BTC) mengalami kenaikan bulanan yang cukup signifikan, dari US$6836 (sekitar Rp 93 juta) pada 1 Januari 2020 menjadi US$9341 (Rp 127 juta) pada 31 Januari 2020. Kenaikan tersebut menandai ROI (Return of Investment atau imbalan investasi) bulanan tertinggi dalam 6 bulan terakhir sebesar lebih dari 30%. Januari menjadi awal performa yang baik bagi Bitcoin dan banyak pihak percaya bahwa nilai riil cryptocurrency akan mulai diakui di 2020.

Marcus Swanepoel, CEO Luno, berkomentar: “Aset kripto masih mengalami volatilitas yang tinggi. Namun, kami melihat adopsi yang lebih besar, regulasi yang semakin ramah untuk industri ini, dan akses yang semakin baik untuk jutaan orang di dunia. Pada tahun 2020, pengembangan stablecoin yang masih terus berlanjut dan minat perusahaan besar seperti Facebook terhadap cryptocurrency akan mempercepat kemajuan industri cryptocurrency.”

Bitcoin melambung tembus US$10.000

BTC kembali melonjak tiga kali dalam sepekan dan akhirnya tembus US$10.100 (Rp 138 juta)! Pada Rabu, 5 Februari harga Bitcoin naik menjadi US$9750 (Rp 132,6 juta). Dilansir dari Tradingview.com, di hari tersebut Bitcoin bergerak positif 6% dengan resistance level sekitar US$9400 (Rp 127,8 juta).

Sehari setelahnya, harga Bitcoin kembali naik melampaui harga tertinggi tersebut. Pada Kamis, 6 Februari pukul 12.00 WIB harga Bitcoin menembus US$9850 (Rp 134 juta).

Tidak sampai di situ saja, secara mengejutkan harga melambung lagi tembus US$10.000 pada hari Minggu 9 Februari.

Akibat virus corona, kegiatan penambangan Bitcoin ditutup paksa

Merebaknya wabah virus corona, membuat pemerintah Tiongkok lakukan berbagai upaya untuk menjaga situasi agar tetap terkendali, termasuk untuk perekonomian dan bisnis. Hal tersebut juga berdampak pada bisnis penambangan Bitcoin (Bitcoin mining).

Sebuah area mining ditutup selama epidemi virus corona. Menurut sebuah postingan di situs Weibo, CEO BTC.top Jiang Zhuoer menyampaikan bahwa semua mesin tambang Bitcoin ditutup paksa di salah satu area mining Bitcoin miliknya di daerah terpencil di Tiongkok. Jiang juga mengatakan perusahaannya tidak diizinkan untuk beroperasi hingga saat ini.

Wow! 500 juta transaksi berhasil diproses di jaringan Bitcoin

Sebuah pencapaian baru berhasil diraih oleh Bitcoin. Menurut situs analytik blockchain Satoshi.cinfo, jaringan Bitcoin telah berhasil memproses 500 juta transaksi sejak diluncurkan 11 tahun yang lalu. Pencapaian ini terjadi pada Rabu, 5 Februari lalu. Jumlah total transaksi yang sama juga dikonfirmasi oleh Blockchain.com.

Selain itu, tingkat hash Bitcoin juga mencapai tingkat tertinggi di sepanjang waktu (all-time high) yaitu 123 triliun hash per detik (hash 123 juta tera per detik - TH/s).

Tingkat hash tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah terjadi dan tercatat di jaringan Bitcoin. Selain menunjukkan tren bullish dari sisi penambang (miner), tingkat hash yang tinggi juga menjadi ciri meningkatnya keamanan jaringan Bitcoin. Dengan lebih banyak node penambangan yang aktif, kemungkinan serangan penjahat siber pada jaringan Bitcoin juga menurun.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan, dan belajar Bitcoin dan Ethereum sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo