Kembali ke Artikel

Debat scaling, Bitcoin fork, serta kemungkinan gangguan jaringan Bitcoin

Claristy
lama baca 5 menit

“Bitcoin akan gagal!”, “Harga Bitcoin akan jatuh!”, “Bitcoin akan mengalami fork!”, “BIP148 vs BIP91”, “Ingat 1 Agustus hari H!“ hanyalah sedikit dari berbagai judul berita dan komentar membingungkan yang Anda lihat atau dengar beberapa minggu terakhir. Pada artikel ini, saya akan mencoba menjelaskan apa yang mungkin (dan mungkin tidak) terjadi pada Bitcoin Anda dalam beberapa minggu mendatang dan apa yang sebenarnya terjadi di balik semua berita yang Anda baca.

potential-disruptions

Selama bertahun-tahun lamanya, komunitas Bitcoin telah berada dalam lingkaran situasi yang disebut dengan “scaling debate”. Masalah sederhana (Bitcoin jadi lebih lambat dan lebih mahal untuk digunakan), yang sebenarnya dapat dipecahkan dengan solusi sederhana (meningkatkan ukuran blok atau menerapkan cara lain untuk transfer Bitcoin sekaligus) kini telah menjadi hal yang rumit, teknis dan bahkan politis.

Kesepakatan bersama

Bitcoin adalah teknologi yang “open” atau "terbuka": tidak dikontrol oleh individu, perusahaan atau pemerintah manapun. Ini berarti Anda memerlukan kesepakatan antara berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) sebelum ada perubahan yang dapat dilaksanakan.

Beberapa pemangku kepentingan utama di ekosistem Bitcoin adalah:

  • Bitcoin miners: mereka yang memverifikasi transaksi Bitcoin dan mendapatkan imbalan karena itu
  • Bitcoin developers: mereka yang mengusulkan dan menerapkan perubahan di software
  • Bitcoin users: mereka yang membeli, menjual, dan menggunakan Bitcoin, dan mereka yang berharap Bitcoin akan menjadi lebih berguna, lebih berharga, dan nilainya akan dari waktu ke waktu
  • Bitcoin platforms: berbagai perusahaan seperti Luno; mereka yang menyediakan layanan Bitcoin seperti penyimpanan, pengiriman, penerimaan, pembelian, penjualan dan perdagangan

Setiap kelompok di atas memiliki beberapa kewenangan dalam masalah tertentu, namun tidak satu kelompok pun memiliki kewenangan penuh. Pengguna Bitcoin mungkin menginginkan satu hal (katakanlah, transaksi yang lebih cepat) dan developer dapat membangunnya (tulis kode dan spesifikasinya: proposal perbaikan Bitcoin untuk memungkinkan transaksi lebih cepat), namun jika tidak cukup banyak miners mendukung proposal tersebut, maka perubahan tidak akan diterapkan. Begitu juga untuk miners, mereka tidak memiliki kewenangan penuh, karena tanpa pengguna (users), Bitcoin tidak akan memiliki nilai dan jika tidak memiliki nilai, para miners tidak akan mendapatkan imbalan yang berharga.

Meskipun setiap kelompok mungkin saja menginginkan hal yang berbeda-beda, model konsensus demokratik ini adalah salah satu alasan utama mengapa orang percaya pada mata uang digital seperti Bitcoin.

Isu scaling & proposal

Popularitas Bitcoin telah meroket dalam beberapa bulan terakhir. Harga Bitcoin yang memecahkan rekor, meningkatnya minat, pendaftaran, dan jumlah transaksi per hari adalah alasan untuk merayakan keberhasilan Bitcoin. Seiring dengan keberhasilan itu, bagaimanapun, adalah kenyataan bahwa penggunaan Bitcoin menjadi sangat populer sehingga jaringan Bitcoin kini menjadi sangat padat dan lamban untuk digunakan. Alhasil, satu-satunya cara bagi pengguna Bitcoin untuk mempercepat transaksi Bitcoin adalah dengan membayar biaya jaringan yang mahal (dan inilah mengapa platform seperti Luno mengenakan biaya kirim).

Proposal pengembangan Bitcoin dan fork

Seperti disebutkan sebelumnya, pengembang dapat membuat proposal untuk pengembangan software Bitcoin. Ini dikenal sebagai Bitcoin Improvement Proposal atau BIP (Anda dapat melihat daftar BIP lengkap di sini). Miners kemudian memberikan vote pada proposal ini, memberi isyarat apakah mereka akan mendukungnya atau tidak (Anda dapat melihat dukungan miners untuk proposal di sini). Jika dukungan cukup banyak, proposal itu kemudian diimplementasikan sesuai dengan jadwal atau kesepakatan lainnya.

Jika sebuah proposal cukup signifikan, perubahan yang dilakukan pada software bisa saja menyebabkan versi baru hasil proposal tidak sesuai (tidak compatible) dengan versi asli (versi original). Inilah kondisi dimana fork (atau cabang baru) dapat terjadi, dimana software versi original dan versi baru diterapkan dua-duanya. Miners dan platform Bitcoin kemudian harus melakukan pembaruan untuk menangani software baru.

Berbagai kelompok (stakeholders) dapat secara kolektif menyetujui bahwa versi original software itu kurang baik (atau sudah usang) dan versi baru akan diadopsi bersamaan. Bitcoin mengalami fork seperti ini pada tahun 2013 lalu dan dukungan untuk versi lama gagal.

Namun, terkadang kedua versi original dan versi baru software didukung secara signifikan. Inilah yang terjadi pada hard fork mata uang Ethereum pada Juli 2016 lalu: ada dukungan signifikan untuk software original, namun ada juga penolakan terhadap blockchain yang baru bercabang (fork) tersebut. Hasilnya, Ethereum dan Ethereum Classic kini beroperasi sebagai dua mata uang digital terpisah, masing-masing dengan nilai tukar, miners, developer dan platform mereka masing-masing.

Setelah hard fork (atau terciptanya dua mata uang yang berbeda), secara teori Anda akan memiliki jumlah yang sama dari kedua mata uang tersebut.

Proposal terbaru dan fork yang dijadwalkan

Sebagian besar komunitas Bitcoin sepakat bahwa peningkatan kapasitas transaksi harus dilaksanakan, namun ada perdebatan tentang bagaimana cara penerapannya.

options

Pada bulan Maret tahun ini, Bitcoin hard fork tampaknya akan terjadi dengan adanya proposal Bitcoin Unlimited, yang meminta ukuran blok yang fleksibel dan lebih besar. Banyak penambang (miners) memberi sinyal untuk mendukung proposal itu (kami menuliskan artikel untuk itu di sini), namun meski populer dibicarakan, dukungan tidak cukup sehingga proposal gagal diimplementasikan.

Cara lain untuk meningkatkan kecepatan transaksi adalah melalui "Segregated Witness" (atau "Segwit"), yang menghilangkan beberapa informasi dari blok transaksi blockchain Bitcoin. Alih-alih membuat ukuran blok lebih besar (seperti yang diusulkan Bitcoin Unlimited), Segwit mengubah cara transaksi diikutsertakan dalam blok, yang akhirnya meningkatkan kapasitas untuk transaksi yang lebih banyak dalam satu blok.

Dalam tiga bulan terakhir, ada tiga proposal utama untuk mengimplementasikan Segwit:

  • Segwit2X (dikenal juga dengan “New York Agreement”)
  • BIP148 (dikenal juga dengan “user-activated soft fork” atau “UASF”)
  • BIP 91 (dikenal juga dengan “Segsignal”)

Ini agak bersifat teknis, namun singkatnya, saat ini kami berada pada titik di mana BIP 91 dan Segwit2X memperoleh cukup dukungan untuk "dikunci" oleh penambang Bitcoin. Artinya, jika selama para penambang tetap mendukungnya:

  • Segwit akan diintegrasikan;
  • Tidak akan ada fork untuk saat ini; dan
  • Fork mungkin terjadi pada suatu waktu yang akan datang

Itu tidak berarti bahwa tidak akan ada perdebatan, fork (dalam waktu dekat atau di masa depan). Namun untuk saat ini, kecil kemungkinan fork akan terjadi.

Seringkali, ketika penolakan kuat atas proposal yang terlalu teknis seperti ini terjadi, hal ini akan membingungkan pasar dan akhirnya berdampak negatif pada harga, seperti yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Harga Bitcoin rebound (naik kembali) tepat setelah BIP 91 terkunci, karena pasar kembali percaya pada komunitas Bitcoin dalam memecahkan perdebatan mengenai scaling.

Jadi, apa yang terjadi pada 1 Agustus 2017?

Walaupun Segwit memungkinkan terjadinya peningkatan jumlah transaksi dalam satu blok, tidak semua orang senang terhadap implementasi ini. Setelah BIP 91 terkunci, sekelompok developer, miner dan pengguna Bitcoin tiba-tiba mengumumkan bahwa Bitcoin Cash (atau BCC) akan diciptakan, dari fork (cabang) Bitcoin yang ada saat ini dan mereka tidak akan mendukung Segwit.

Saat ini, kecil kemungkinan Bitcoin Cash akan mendapat dukungan signifikan dari semua kelompok (stakeholders) - penambang (miners), developer, platform dan pengguna lainnya.

Sebagian besar platform Bitcoin, termasuk Luno, tidak akan mendukung Bitcoin Cash.

Pelanggan yang menginginkan akses ke token Bitcoin Cash harus menarik Bitcoin mereka dari Luno ke platform yang mendukung Bitcoin Cash sebelum 1 Agustus 2017. Kami tidak dapat merekomendasikan platform manapun.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Tujuan utama Luno adalah menjaga uang Anda tetap aman dan menjaga pasar Bitcoin yang teratur di negara-negara dimana kami beroperasi.

Anda mungkin ingin mempertimbangkan hal berikut:

  • Kami akan mendukung versi dominan Bitcoin yang mendapatkan dukungan mayoritas dari semua pemangku kepentingan (jika tidak, yang dikenal sebagai "Bitcoin")
  • Meskipun saat ini pasar Bitcoin cukup stabil, Anda mungkin akan melihat volatilitas dalam beberapa minggu mendatang
  • Saat ini kami mengharuskan enam konfirmasi blockchain untuk transaksi terima Bitcoin (biasanya kami hanya mengharuskan tiga konfirmasi0. Ini adalah tindakan pencegahan sementara kami terus memantau implementasi BIP 91 dan aktivasi Segwit
  • Kami mungkin menghentikan sementara deposit dan penarikan Bitcoin, kapanpun ketika kami anggap situasi mengharuskan untuk membantu melindungi dana yang tersimpan di Luno
  • Anda tidak perlu menarik Bitcoin dari Luno (kecuali jika Anda ingin dana Anda bercabang juga menjadi Bitcoin Cash), namun Anda dapat melakukannya dengan risiko ditanggung Anda sendiri

Bacaan lebih lanjut:

Kesimpulan

Bitcoin adalah teknologi baru dengan potensi yang besar.

Intinya, ada dua hal penting: karena jumlahnya yang terbatas, Bitcoin menjadi aset investasi alternatif (penyimpan kekayaan), yang tercermin dalam harga Bitcoin. Kedua, karena sifatnya yang terbuka dan dapat diterima di seluruh dunia, Bitcoin juga merupakan medium pertukaran (alat pembayaran).

Perdebatan belum berakhir, namun dengan perkembangan saat ini, kita semua melihat sinyal kuat bahwa Bitcoin kini dapat dijadikan sarana pertukaran yang lebih cepat dan terjangkau daripada Bitcoin beberapa bulan yang lalu.

Dan seperti halnya teknologi baru, Anda mungkin akan melihat volatilitas jangka pendek, kebingungan dan headline berita yang berlebihan, namun hal ini seharusnya tidak mengalihkan perhatian dari potensi jangka panjang yang ditawarkan Bitcoin.

Avatar Claristy
Penulis

Claristy

A graduate from the University of Indonesia, Claristy is young, enthusiastic, passionate and been awarded as one of the most outstanding students by several companies and institutions in Indonesia. She is a combination of a perfectionist and a high achiever.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menggunakan Bitcoin. Beli, simpan, dan pelajari Bitcoin sekarang.

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo