Decentralised Finance (DeFi) - tren blockchain & industri keuangan yang perlu Anda tahu

Tim Luno
Kembali ke blog


lama baca 5 menit

Teknologi decentralised finance (DeFi / keuangan yang terdesentralisasi) – yang dikenal juga sebagai ‘keuangan terbuka’ – tengah menjadi buah bibir dan tren baru di industri teknologi blockchain & keuangan.

 

Bayangkan jika Anda bisa memiliki akses untuk melakukan pinjaman dan trading, membuat simpanan, asuransi dan berbagai hal lainnya tanpa perlu melalui lembaga keuangan tradisional.

 

Anda kini tidak perlu berandai-andai lagi – Teknologi DeFi telah hadir! 

Mari kita pelajari secara singkat tentang DeFi.

 

Apa itu Decentralised Finance (DeFi)?

Decentralised finance (keuangan yang terdesentralisasi) adalah suatu sistem moneter yang sama sekali baru dan yang beroperasi pada blockchain publik. DeFi merupakan sebuah ekosistem aplikasi yang memudahkan layanan keuangan bebas izin (permissionless).

 

Sistem ini bisa dipahami dengan efektif sebagai lapisan lain dari aplikasi keuangan yang beroperasi di atas blockchain.

 

Ether dan bitcoin adalah cryptocurrency dan juga aplikasi DeFi, yang juga dibangun di atas jaringan yang kokoh dan bersumber terbuka. Sebagai dampaknya, siapa saja bisa membuat aplikasi layanan keuangan tanpa keterlibatan lembaga pusat atau tersentralisasi, seperti bank.

 

Bagian desentralisasi ini sangat penting. Dengan beroperasi pada jaringan terdesentralisasi, tidak ada satu titik kegagalan karena catatan keuangan senantiasa dicatat dan ditambahkan ke blockchain publik. Dari struktur rancangannya, layanan ini juga bebas izin (permissionless). Artinya, siapa saja – tidak peduli tingkat kekayaan atau tempat mereka tinggal – bisa mengakses layanan ini.

 

Bank mengendalikan akses kepada layanan mereka dan memegang kuasa untuk memblokir pelanggan atau menutup akun mereka, sedangkan blockchain bebas sensor.  

Apa itu DApp?

DApp, atau ‘decentralised application’ (aplikasi terdesentralisasi), adalah aplikasi yang dibangun pada teknologi terdesentralisasi. DApps adalah program yang digunakan untuk mengakses produk dan layanan dalam ranah DeFi.

 

Aplikasi-aplikasi ini berfungsi sebagai pintu masuk ke suatu sistem yang baru–baik untuk meminjam atau memberi pinjaman aset kripto, Anda bisa menggunakan DApp untuk melakukannya. DApp bagi DeFi adalah seumpama internet explorer bagi internet. Selain itu, ada pula DApps DeFi yang memampukan Anda membuat stablecoin, mempertukarkan aset dan bahkan menerapkan strategi investasi yang otomatis dan canggih. Peluang yang ada benar-benar tidak terbatas dan berbagai DApps yang inovatif dibuat terus menerus sepanjang waktu.

 

DeFi untuk pinjaman

Terdapat 1.7 miliar individu yang tidak memiliki rekening bank (unbanked) dan yang memiliki akses terbatas ke bank (underbanked) di seluruh dunia. Sekarang, hampir mustahil bagi orang-orang tersebut untuk meminjam uang secara resmi, dan kurangnya riwayat kredit bisa menghalangi peluang seseorang untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Hal ini menyebabkan banyak yang meminjam pada lintah darat dan para pemberi pinjaman predator.

 

Hingga sekarang, sektor terbesar bagi aplikasi terdesentralisasi adalah di bidang pinjam meminjam. Platform DeFi menghubungkan peminjam dan pemberi pinjaman secara langsung, tanpa perlu pemeriksaan kredit, dan juga mengizinkan aset digital sebagai jaminan. Pinjaman yang dijaminkan (collateralised borrowing) artinya peminjam harus memberikan jaminan yang bernilai di atas jumlah yang mereka pinjam. Jaminan ini berfungsi sebagai perlindungan yang memastikan pemberi pinjaman akan dibayar bahkan jika peminjam tidak bisa membayar pinjaman.

 

Contohnya, jika Anda ingin meminjam BTC senilai US$100, Anda perlu memberikan jaminan yang bernilai lebih dari US$100 dalam bentuk aset lain. Jika Anda memilih untuk memberikan ETH senilai US$150 sebagai jaminan dan Anda tidak bisa membayar pinjaman Anda, maka pemberi pinjaman yang meminjamkan BTC senilai US$100 bisa menyita ETH Anda, yang bernilai lebih tinggi. Hal ini bertujuan memitigasi risiko peminjam yang tidak bisa membayar jumlah yang dipinjamkan, karena mereka justru akan kehilangan lebih banyak.

 

Hal ini juga penting untuk mengakomodasi volatilitas aset kripto. Harga BTC dan ETH bisa berubah-ubah sewaktu-waktu. Contohnya, jika harga ETH jatuh dan jaminan Anda kini hanya bernilai US$90, maka pemberi pinjaman tidak bisa mendapatkan uang mereka kembali dengan menyita ETH Anda karena nilainya kurang dari jumlah yang dipinjam.

 

Di sinilah likuidasi berperan. Pada dasarnya, likuidasi adalah ketika pinjaman Anda dibayarkan secara otomatis dengan menjual beberapa jaminan Anda untuk membeli aset yang Anda pinjam kepada pemberi pinjaman. Likuidasi terjadi jika pinjaman Anda jatuh di bawah level jaminan yang disyaratkan, biasanya di antara 115% - 150%

 

Platform dengan kualitas tinggi yang dibangun di atas blockchain Ethereum, yang tidak memiliki perantara, telah dibangun untuk memberikan layanan keuangan dasar. Produk-produk pinjaman terdesentralisasi tersedia bagi semua orang, di mana saja hanya dengan akses ke smartphone, dan banyak produk yang hanya mewajibkan kepemilikan dompet Ethereum untuk bisa digunakan. Beberapa platform yang populer adalah MakerDAO dan Compound.

 

Produk-produk ini telah banyak digunakan di seluruh dunia, dengan perkiraan total nilai paling tidak sebesar US$850 juta di DeFi. Dan dengan kabar bahwa Cash App milik Square yang memiliki pengguna mobile lebih banyak daripada bank tradisional, Bank of America, maka jelas bahwa ada permintaan. 

 

Layanan ini juga memberikan keuntungan besar bagi pemberi pinjaman yang bisa mendapatkan pemasukan pasif dari kepemilikan aset mereka melalui biaya bunga yang dibayarkan oleh peminjam. Ini merupakan layanan keuangan yang unik dan berisiko relatif rendah tanpa bergantung pada layanan pihak ketiga yang tersentralisasi.

 

Trader yang ingin meminjam aset kripto untuk trading margin bisa mengakses leverage yang melipatgandakan keuntungan dan kerugian selama trading atau short selling. Contohnya, Anda bisa meminjam DAI (stablecoin) dan menggunakannya untuk membeli ETH, yang memampukan Anda membeli lebih banyak ETH dari yang bisa Anda beli, sehingga memberi Anda leverage atas ETH.

 

Stablecoin

Bentuk lain dari keuangan yang terdesentralisasi adalah stablecoin, suatu tipe mata uang digital yang bertujuan melindungi pelanggan dari volatilitas aset kripto dengan mematokkannya pada aset lain seperti emas atau dolar AS.

 

Oleh karena ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh COVID-19, stablecoin mulai naik daun, dan mencetak rekor volume transaksi di atas US$ 90 miliar pada kuartal 1 tahun 2020. Di saat bersamaan, stablecoin mengalami pertumbuhan sebesar 30% dalam kapitalisasi pasar selama periode tersebut. Faktor lain yang mendorong pertumbuhan stablecoin adalah peningkatan aksesibilitasnya. DApps yang mudah digunakan dan interface yang intuitif telah mendongkrak penggunaan stablecoin, dan menaikkan status mereka dari pasar niche ke pasar mainstream.

 

Stablecoin berbasis Ethereum, yang mencakup kira-kira separuh dari stablecoin yang ada dan memiliki total nilai di atas US$ 11.3 miliar  mempunyai kinerja yang lebih baik dibanding aplikasi keuangan tradisional seperti PayPal karena DeFi yang memampukan transfer nilai. Banyak yang berpendapat bahwa stablecoin telah memulai semacam renaisans DeFi.

 

Mengapa penting?

Sistem yang terdesentralisasi dan bebas izin (permissionless) menghilangkan risiko sensor. Artinya, pengguna bisa dengan bebas menggunakan layanan atau produk keuangan apa saja yang sesuai dengan kebutuhan mereka, kapan saja dan dengan cara yang mereka sukai. Hal ini pada intinya memberikan kebebasan keuangan yang sejati.

 

Karena pergerakan ini terjadi secara global, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Hal ini menciptakan ekonomi global yang lebih adil dengan menghilangkan kelemahan di sisi keuangan yang dirasakan banyak orang yang tinggal di wilayah dengan akses layanan keuangan yang buruk atau mereka yang tinggal di negara-negara dengan ekonomi yang tidak stabil.

 

Di manapun Anda tinggal, kendali penuh atas keuangan Anda merupakan hal yang utama. Setelah melihat dampak berbagai kebijakan fiskal yang tidak menguntungkan, seperti quantitative easing (pelonggaran kuantitatif), dan devaluasi mata uang global secara umum, maka bukanlah hal yang aneh jika orang memilih untuk mendiversifikasi aset mereka.

 

Dan yang paling penting, kebebasan keuangan yang sejati tidak mengenakan biaya yang tinggi kepada pelanggannya. Sistem yang terdesentralisasi tidak memiliki banyak biaya tambahan, memberikan transparansi lebih dan biaya yang jauh lebih rendah dibanding sistem keuangan tradisional.

 

Ada imbalan, ada risiko 

Seperti halnya produk dan layanan yang baru ditawarkan, selalu ada risiko. Adopsi penggunaan cryptocurrency cenderung terjadi dengan lambat, dan meskipun kini sudah mulai meningkat, banyak hal yang harus dipertimbangkan agar dunia bisa menjadikannya salah satu alternatif yang sesuai.

 

Karena DeFi masih dalam tahap awal, faktor seperti likuiditas bisa menghalangi penyelesaian transaksi untuk produk-produk DeFi. Dengan token yang sama, meskipun aplikasi DeFi berhasil memperoleh jutaan orang bergabung dalam platform mereka, blockchain publik yang mendasari aplikasi tersebut mungkin bisa kekurangan kapasitas untuk mengakomodasi peningkatan permintaan. Skalabilitas adalah salah satu masalah terbesar–masalah yang hingga sekarang masih berusaha diatasi oleh Ethereum.

 

Adopsi penggunaan yang sesungguhnya juga memerlukan syarat lain–pemerintah di seluruh dunia perlu memiliki peraturan yang cukup untuk melindungi pengguna serta mendorong inovasi. Dan ini adalah salah satu hal yang belum dimiliki oleh banyak pihak. Belum terlalu banyak negara yang mengatur penggunaan aset kripto dan steblecoin, dan ada pula ketakutan akan sistem perbankan bayangan. Namun, penting bagi pemerintah untuk mengimbangi kebutuhan masyarakatnya dan mencegah memprioritaskan keuntungan negara dari bank yang menghalangi pertumbuhan DeFi.

 

Masa depan DeFi

Agar gerakan keuangan terbuka ini mendapatkan momentum, hambatan dalam bidang peraturan perlu diatasi. Namun dalam ranah DeFi saja, muncul permasalahan jumlah organisasi DeFi berbeda yang beroperasi secara independen. Hal ini menjadi penghalang besar untuk mencapai konsensus yang penting bagi keberhasilan DeFi. Tanpa adanya konsensus, maka akan tercipta pasar yang terfragmentasi yang akhirnya malah bertentangan dengan tujuan DeFi.

 

Penting bagi para pemain kunci dalam industri DeFi untuk saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama untuk meningkatkan keahlian dan sumber daya mereka agar gerakan ini bisa menjadi alternatif yang menarik bagi kondisi status quo sekarang.

 

Sama seperti para pemain besar dalam regulator dunia keuangan tradisional yang bertemu untuk mendiskusikan urusan ekonomi, para pemimpin industri DeFi pun perlu melakukan hal yang sama.

 

Gerakan DeFi secara aktif menggeser produk-produk keuangan tradisional menuju ke pasar yang terbuka dan lebih adil, dimana semua orang bisa terlibat. Smart contract dan sistem yang terdistribusi memegang nilai yang besar dan jika bisa dikendalikan dengan baik, maka akan menghasilkan biaya yang lebih murah dan penghalang masuk (entry barrier) yang lebih rendah. Hal ini sangatlah diperlukan jika dunia benar-benar ingin maju dan menjadi tempat yang lebih inklusif serta kayak ditinggali bagi semua orang.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan, dan belajar Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Litecoin sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo