Kembali ke Artikel

Dollar-Cost Averaging sebagai strategi investasi Bitcoin Anda

Werner van Rooyen
lama baca 2 menit

Sejak beberapa tahun lalu, Bitcoin telah berkembang menjadi aset penting. Harga Bitcoin seringkali menjadi headline berita, terutama karena sifat Bitcoin yang mudah berubah atau disebut volatile.

Tidak ada orang yang dapat menebak harga Bitcoin beberapa bulan -atau tahun- ke depan, sama seperti aset lainnya.

Dengan mengikuti metode investasi Dollar-Cost Averaging (DCA), investor dapat melindungi diri dari fluktuasi dan resiko kerugian.

dollar-cost-average

Apa itu dollar-cost averaging?

Dollar-cost averaging (DCA) adalah investasi yang dilakukan dengan membeli aset tertentu dalam jumlah yang tetap dan jadwal yang teratur, tanpa melihat harga aset. Investor membeli dengan jumlah mata uang lokal yang tetap sehingga investor mendapatkan lebih banyak aset ketika harga rendah, dan lebih sedikit aset ketika harga tinggi.

Bagaimana cara kerja DCA?

Dengan dollar-cost averaging (DCA), Anda tidak perlu takut akan berinvestasi karena Anda lebih fokus pada strategi jangka panjang. Anda tidak perlu memikirkan harga naik turun yang terjadi tiba-tiba, asalkan Anda tetap bertahan pada rencana investasi yang teratur.

CONTOH 1 - Lump sum

Misalkan Anda membeli Bitcoin pada awal tahun dengan uang $120.000, ketika harga Bitcoin adalah $400 per 1 BTC. Artinya, Anda telah membeli 300 Bitcoin ($120.000/$400).

Pada akhir tahun, harga naik menjadi $450. Pada contoh ini, ROI (Return of Investment) Anda adalah 13%, Anda mendapatkan keuntungan $15.000 karena Anda memiliki 300 Bitcoin dan harga pada akhir tahun adalah $450 ($450*300 BTC = $135.000).

CONTOH 2 - DCA

Jika Anda menggunakan metode DCA, mari misalkan Anda membeli dengan uang $10.000 setiap bulan selama 12 bulan, tanpa melihat berapa harga pada saat itu. Ketika harga Bitcoin turun, berarti Anda membeli lebih banyak Bitcoin, dan ketika harga Bitcoin naik, berarti Anda membeli lebih sedikit Bitcoin. Namun jumlah total yang Anda keluarkan adalah $120.000, sama seperti contoh 1.

dollar-cost-averaging-example

Investasi jumlah yang sama setiap bulannya

Pada kasus ini, Anda membeli 320.78 Bitcoin, karena Anda secara konsisten membeli (di contoh ini, membeli ketika harga turun).

Lalu pada akhir tahun, aset Anda bernilai 320.78 x $450 = $144,352. Anda telah mendapatkan keuntungan $24,352, yaitu ROI sebanyak 20% (7% lebih banyak dari contoh sebelumnya).

Dengan dollar-cost averaging, Anda akan mengurangi resiko pasar dan membangun investasi Bitcoin Anda seiring berjalannya waktu, tanpa memandang kemana pasar akan bergerak.

Hal yang perlu Anda ingat

  • Dollar-cost averaging adalah strategi yang lebih sesuai untuk investor dengan toleransi resiko yang lebih rendah dan visi investasi jangka panjang.
  • Strategi ini lebih sesuai jika digunakan dalam jangka waktu yang lama dengan investasi yang volatile seperti Bitcoin.
  • Strategi ini tidak menjamin keuntungan besar atas investasi Anda. Intinya adalah untuk tidak menggunakan emosi dan melihat investasi dengan perspektif jangka panjang.
  • Bitcoin adalah aset yang cocok untuk mencoba metode dollar-cost averaging. Harga sedikit lebih volatil dari aset lain dan kebanyakan investor melihat prospek jangka panjang dari Bitcoin.

Tidak ada strategi investasi yang sempurna, penting bagi setiap investor untuk terbuka akan ide-ide lainnya dan mencoba berbagai metode investasi.

Selamat melakukan investasi Bitcoin!

Avatar Werner van Rooyen
Penulis

Werner van Rooyen

Werner heads up Business Development and Marketing at Luno. His passions include payments, e-commerce, technology, marketing and design: something that he has been fortunate enough to do on three different continents. Werner has lived and worked in South Africa, the United States, Indonesia, Taiwan and China.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menggunakan Bitcoin. Pelajari, beli, dan gunakan Bitcoin dengan Luno sekarang.

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo