Kenali Perbedaan Aplikasi Luno dan Indodax

Tim Luno
Kembali ke blog


lama baca 3 menit

Investasi tren kripto nampaknya terus meningkat beberapa tahun terakhir. Beberapa faktor di antaranya adalah, karena investasi kripto dinilai bagi sebagian orang lebih mudah dipahami dan diakses dibanding investasi pasar modal.

Data dari Kementerian Perdagangan mencatat, ada 6,5 juta investor Kripto per Mei 2021 dengan total transaksi sebesar Rp370 triliun. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dari investor pasar modal, yang menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), berada di kisaran 4,5 juta per Februari 2021.

Maraknya investasi di bidang kripto ini juga diikuti dengan aplikasi penyedia layanan kripto yang makin banyak dan beragam. Kali ini, kami menyajikan perbandingan aplikasi Luno dan Indodax, yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan dalam memilih layanan investasi kripto sesuai dengan kebutuhan Anda.

 

Tampilan laman trading

Baik Luno dan Indodax sama-sama memiliki pergerakan harga kripto dan wallet yang mudah diakses, dengan tampilan sederhana. Anda juga bisa melihat aktivitas trading di laman trading Luno dan Indodax. Untuk bertransaksi, Anda cukup mengakses aplikasi Luno dari smartphone. Jadi, tidak perlu repot-repot membuka perangkat komputer Anda seperti PC atau laptop untuk trading di Luno dan Indodax.

 

Keragaman Koin (Jenis Aset Kripto)

Pada laman situs resminya, Indodax memiliki 12 jenis koin yang bis diperjualbelikan. Sementara Luno saat ini memiliki 6 jenis koin yang terdiri dari lima cryptocurrency, yaitu Bitcoin (BTC); Ethereum (ETH); Ripple (XRP); Bitcoin Cash (BCH); Litecoin (LTC), serta satu stablecoin bernama USD Coin (USDC).

Jumlah koin yang dimiliki Luno memang lebih sedikit, karena keamanan adalah prioritas utama kami. Luno menyeleksi koin yang dapat bertahan dari serangan 51%, double spending, pembobolan keamanan, gangguan teknis, dan lain sebagainya. Sehingga, Anda bisa lebih tenang, aman, dan nyaman dalam bertransaksi di Luno.

 

Deposit dan penarikan dana

Salah satu keunggulan yang paling digemari oleh pelanggan setia Luno adalah, bebas biaya deposit dan withdrawal yang tentunya tidak akan menguras kantong Anda! Cukup membayar Rp15.000, Anda sudah dapat menarik dana dari dompet Luno ke rekening bank Anda, berapapun nominalnya. Sedangkan di Indodax Anda perlu membayar biaya kliring mulai dari Rp25 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung nilaitransaksi. Di Luno, Anda bisa beli Bitcoin mulai dari Rp25.000 sebagai deposit awal. Sedangkan di Indodax, deposit minimal adalah Rp500.000.

 

Biaya trading

Di Indodax, Anda akan dikenakan biaya trading untuk transaksi taker sebesar 0.3% per transaksi, baik jual atau beli. Sedangkan di Luno, Anda hanya akan dikenakan 0.2% baik untuk order taker jual maupun beli. Untuk biaya maker, Luno mengenakan biaya 0% alias gratis!

 

Keamanan aplikasi

Baik Indodax maupun Luno, keduanya menerapkan sistem keamanan yang cukup kuat. Tidak hanya email dan password, Indodax dan Luno menerapkan otentikasi dua factor (2FA/two-factor authorization) untuk masuk ke akun Anda. Hal ini berfungsi sebagai perlindungan ekstra untuk akun Anda. Secara teknis, 2FA berfungsi sebagai alat validasi bahwa orang yang mengakses sistem Luno atau Indodax adalah Anda sendiri sebagai pengguna asli.

 

Legalitas

Jika investasi atau pinjaman online diatur oleh OJK, e-wallet diatur oleh Bank Indonesia, maka aset kripto seperti Bitcoin diawasi dan diatur oleh BAPPEBTI, di bawah naungan Kementerian Perdagangan. Saat ini, seluruh bursa aset kripto yang beroperasi di Indonesia harus mendaftarkan diri agar termasuk dalam kategori “Pedagang Fisik Aset Kripto”. Bursa harus terpercaya, handal dan memenuhi kriteria spesifik dari BAPPEBTI untuk dapat memperoleh sertifikat terdaftar. Indodax dan Luno sendiri telah resmi terdaftar di Bappebti pada tahun 2020.

 

Jadi pilih mana? Luno atau Indodax?

Setiap aplikasi penyedia layanan jual-beli aset kripto memiliki keunggulan masing-masing, termasuk aplikasi Luno dan Indodax. Untuk menentukan pilihan, Anda perlu menyesuaikan dengan kebutuhan atau preferensi Anda. Lewat artikel ini, kami ingin membantu Anda untuk melakukan komparasi sebelum memilih aplikasi jual-beli aset kripto yang cocok untuk Anda.

Baca Juga : Cara Melakukan Arbitrage di Aplikasi Luno dan Indodax

Baca info lainnya seputar dunia kripto di blog kami atau ikuti kami di media sosial kami seperti Instagram, Facebook, dan YouTube Luno Indonesia.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan dan belajar tentang aset kripto sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo