Transaksi Bitcoin Cs Diperbolehkan dalam Islam? #BeritaKripto

Tim Luno
Kembali ke blog


lama baca 2 menit

Kabar baik minggu ini, Bitcoin menguat bahkan berhasil menyentuh angka US$50,000 lebih (Rp750 juta), meskipun kembali turun dalam dua hari terakhir. Simak berita lengkap lainnya di bawah ini!

 

 

 

 

Forum kajian Islam; transaksi aset kripto diperbolehkan dalam Islam

Kabar baik datang dari Indonesia. Forum kajian Islam Bahtsul Masail, yang diselenggarakan oleh Islamic Law Firm dan Wahid Foundation, merekomendasikan aset kripto diperbolehkan dalam hukum Islam.

 

Sebagian orang menganggap aset kripto bisa termasuk kekayaan, namun tidak bisa termasuk kategori uang atau barang karena nilainya tidak pasti. Direktur Lembaga Kajian Hukum Islam STAI Al-Anwar Rembang Muhammad Najib Bukhori mengatakan bahwa Bitcoin sah hukumnya untuk bertransaksi karena dapat dimiliki. Rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah sejumlah kiai mendengarkan penjelasan langsung Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

 

 

Adopsi BTC di El Savador sebabkan pasar aset kripto turun?

Euforia jelang peluncuran Bitcoin sebagai alat pembayaran resmi di El Salvador nampaknya harus tertahan. Pasalnya, dalam waktu yang berdekatan, pasar mengalami penurunan - BTC dan Ethereum, turun masing-masing sebesar 11% dan 15%. 

Meskipun ETH lagi-lagi telah mengalahkan Bitcoin, namun aset kripto ini masih belum bisa menembus level US$4,000 (Rp 60 juta). Ethereum justru terus menurun ke US$3,500 (Rp 50,5 juta) pada saat artikel ini ditulis. 

Analis di Arcane Research mengungkapkan bahwa berita-berita besar seperti adopsi bitcoin di negara El Salvador, “Biasanya mengakibatkan pasar memberi penekanan berlebihan dalam menentukan harga”. Tampaknya, hal yang sama terjadi lagi kali ini.

 

 

Analisis Harga

 

Bitcoin hampir menyentuh $53,000 (Rp 742 juta) pada hari Senin, namun kemarin pagi terjadi pergerakan jual besar yang mengakibatkan harga jatuh ke kisaran $45,452 (Rp 632.328 juta) pada saat artikel ini ditulis, yang menandai penurunan sebesar 12.85% dalam kurun 24 jam.

 

Pengguna Bitcoin menyambut gembira saat Bitcoin diperkenalkan sebagai alat transaksi resmi di El Salvador. Namun pada hari yang sama, kemungkinan para trader bertaruh bahwa harga yang akan datang bisa mengalami bullish, sehingga ini mungkin memicu fenomena “beli dari rumor, jual dari berita (buy the rumour, sell the news).” 

 

Penurunan tersebut juga bisa jadi diperburuk oleh posisi yang over-leveraged sehingga memicu likuidasi dari orang-orang yang berinvestasi jangka panjang pada Bitcoin. Efek domino ini tampaknya mendorong orang untuk menjual, sehingga meningkatkan likuidasi.

 

Seperti yang diamati minggu lalu, bukanlah hal yang mengejutkan jika rentang trading terbentuk di kisaran $42,000 dan $50,000 (Rp 588 juta dan Rp 700 juta) setelah pemulihan besar sepanjang bulan lalu, namun hanya waktu yang bisa menjawab apa yang akan terjadi di depan sana.

 

 

Isi artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan saran investasi atau bentuk rekomendasi ataupun ajakan. Luno selalu menyarankan Anda untuk mendapatkan nasihat keuangan oleh Anda dan untuk Anda sendiri sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan dan belajar tentang aset kripto sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo