Bitcoin maikin berjaya di 2021? Simak tren Bitcoin dan kripto lainnya di 2021

Marcus Swanepoel
Kembali ke blog


lama baca 8 menit

 

Tahun ini tren kripto menunjukkan tren menarik dan tidak bisa diprediksi dalam berbagai aspek. Meskipun demikian, prediksi kami tentang tahun 2020 terbukti akurat. DeFi semakin booming, para investor institusional berbondong-bondong bergabung, dan halving berlangsung tanpa hambatan.

 

Lalu bagaimana dengan 2021? Bitcoin menyentuh harga tertinggi sepanjang masa di bulan Desember – akankah momentum ini berlanjut hingga ke tahun yang baru? Akankah rombongan ritel kembali bergabung, atau akankah investor institusional terus mendominasi narasi aset kripto? Akankah Peter Schiff akhirnya berubah pikiran? 

 

Tim Luno dan saya telah menerawang lewat bola kristal, meninjau peristiwa-peristiwa di tahun lalu, dan melihat apa yang tahun depan sediakan. Menurut Anda, apakah yang akan terjadi? Hari-hari ini hanyalah permulaan dengan kemungkinan yang tidak terbatas. Hari masih sore dan pesta baru akan dimulai – Anda telah memiliki undangannya, pastikan Anda tidak melewatkan kesenangannya. Belum terlambat untuk menjadi yang awal.

 

Investor institusional terus memasuki ruang kripto...

 

Investasi institusional dalam bitcoin merupakan berita utama tahun 2020. Perusahaan besar maupun kecil memindahkan persentase besar dari simpanan kas mereka ke dalam bitcoin, termasuk MicroStrategy, Mass Mutual, dan Square. Dan jika pengumuman terbaru ini benar, ini baru permulaan bagi mereka.

Namun, seberapa menyenangkannya melihat mereka beramai-ramai memasuki ruang kripto dalam beberapa tahun terakhir, jumlah mereka masih relatif rendah. Di tahun 2021, kesuksesan (atau ketidaksuksesan) keputusan mereka akan menjadi jelas. Hal ini bisa memotivasi gelombang baru bagi investor institusional untuk mengikuti jejak mereka. Investasi sebesar $425 juta dari MicroStrategy ke dalam bitcoin, contohnya, telah menggandakan nilainya dua kali lipat (per 18 Desember 2020). Jumlah ini tentunya sangat menarik bagi usaha maupun investor manapun.

 

Selain itu, cryptocurrency dan platform investasi (seperti Luno) telah memudahkan institusi untuk bergabung. Berita terbaru bahwa Indeks S&P Dow Jones — joint venture antara S&P Global, CME Group dan News Corp — akan mengeluarkan indeks cryptocurrency di tahun 2021, contohnya, akan menempatkan aset kripto dalam sorotan lebih banyak investor secara harian. Sungguh waktu-waktu yang menyenangkan!

 

...dan akankah dana kekayaan berdaulat (sovereign wealth fund) segera bertindak?

 

Langkah terbesar berikutnya bagi bitcoin adalah dana kekayaan berdaulat dan pemerintah. Akankah mereka bersiap untuk membuat investasi publik ke dalam bitcoin di tahun depan?

 

Secara teknis, hal ini sebenarnya telah terjadi, meskipun tidak secara langsung. Dana Pensiun Pemerintah Norwegia (The Norwegian Government Pension Fund), atau yang dikenal sebagai Dana Minyak (Oil Fund), kini telah memiliki hampir 600 Bitcoin (BTC) secara tidak langsung melalui kepemilikan sebesar 1.51% di MicroStrategy.

 

Investasi terbuka dan publik oleh lembaga demikian akan menunjukkan kepercayaan yang akan membuka jalan bagi FOMO (fear of missing out / takut tertinggal) pemerintah. Jika investasi institusional membawa rasa hormat dari mainstream kepada Bitcoin, bayangkan apa yang akan terjadi jika ada dukungan dana kekayaan berdaulat atau dari pemerintah?

 

Kembalinya perhatian media mainstream 

 

Keadaan bullish berkelanjutan akhir-akhir ini tentu telah menjadi pembicaraan banyak orang, namun coba bandingkan dengan perhatian media di tahun 2017 pada waktu-waktu ini. Atensi media masih relatif terbatas. Apa penyebabnya?

 

Salah satu alasannya adalah keadaan bullish ini sebagian besar didorong oleh investor institusional. Artinya, berita aset kripto kebanyakan berada pada halaman bisnis yang tidak banyak dibaca. Perhatian media mainstream juga banyak berada di tempat lain — pandemi dan pemilu presiden yang ketat cenderung mendominasi siklus berita.

 

Namun mulai muncul tanda-tanda adanya perubahan. Angka tertinggi sepanjang masa di bulan Desember telah membawa liputan positif yang signifikan di berbagai publikasi besar, termasuk  The New York Times, The Daily Telegraph, dan The Independent.

 Jika harga Bitcoin terus meningkat - seperti yang diprediksi oleh banyak orang - hal ini mungkin akan memicu serangkaian berita utama dan memantapkan posisi cryptocurrency di halaman depan. Ini akan mengokohkan kembali posisi cryptocurrency dalam kesadaran publik, dan berpotensi menyalakan api bagi permintaan konsumen...

 

...dan market ritel kembali dengan pembalasan

 

Pengamatan Tren Pencarian Google (Google Search Trends) terbaru akan menunjukkan keanehan yang menarik - harga bitcoin berhasil mencapai angka tertinggi sepanjang masa tanpa rasa keingintahuan konsumen yang setinggi pada tahun 2017.

 

Hal ini terjadi karena berbagai alasan, namun penyebab utamanya adalah karena pendorong keadaan bullish ini sebagian besar disebabkan oleh permintaan institusional dan bukan dari ritel.

 

Perhatian media yang terus meningkat tentunya akan mengubah hal ini, namun yang lebih penting daripada itu, kini membeli bitcoin telah menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya. Ada pelanggan pendukung Luno di berbagai belahan dunia, tetapi ada juga perusahaan seperti PayPal dan Square yang mengalami sukses besar di AS. Mereka kini telah membeli 100% dari bitcoin yang baru dibuat untuk memenuhi permintaan dari pelanggan di AS.

 

Pemilik Bitcoin masih meliputi sebagian kecil dari populasi global dan masih ada ruang yang besar untuk bertumbuh. Aset yang sedang booming, perhatian media massa, dan akses mudah bagi masyarakat awam bisa berpotensi menjadi kombinasi yang eksplosif. 

 

Dampak halving yang sesungguhnya mulai dirasakan

 

Halving tahun 2016 disebut sebagai pemantik kondisi bullish yang berpuncak pada pencapaian harga tertinggi sepanjang masa pada bulan Desember 2017, namun tentunya, hal ini tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan waktu hingga dampak pada permintaan bisa dirasakan. Dan ada banyak komentator yang mengantisipasi jalur yang serupa kali ini.

 

Halving terbaru di bulan Mei 2020 membuat imbalan blok menurun dari 12.5 menjadi 6.25 bitcoin, dengan demikian memperlambat dilepaskannya bitcoin ke market. Harga bitcoin juga terus meningkat dengan stabil sejak halving. Apakah ini berarti pendapat komentator tersebut benar? Apakah kita akan mengikuti jalur yang sama?

 

Tidak ada jawaban yang mudah bagi pertanyaan ini. Ruang cryptocurrency telah berubah sejak 2017, sehingga tidak ada jaminan. Kemudian, ada pula serangkaian pertimbangan makroekonomi yang perlu diperhitungkan, terutama dengan pemerintahan baru di AS, Brexit, dan pandemi COVID yang masih belum berakhir. Meskipun demikian, besar kemungkinan bahwa apa yang terjadi akan mengikuti pola yang serupa.

 

Peluncuran Ethereum 2.0 menjadikan Ethereum di tengah kondisi yang terus berubah

 

Fase pertama dari Ethereum 2.0 (yang dikenal sebagai Fase 0) diluncurkan pada 1 Desember setelah bertahun-tahun pembuatan. Fase 0, atau yang dikenal sebagai Beacon Chain, akan berperan sebagai tahap koordinasi dan tidak akan mengubah apapun dalam hal penggunaannya sekarang pada blockchain Ethereum. Temukan apa itu Ethereum 2.0 dan apa artinya untuk Anda.

 

Ini adalah permulaan dari transisi besar bagi Ethereum, perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah cryptocurrency. Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, baru-baru ini mendiskusikan kemungkinan apa yang akan terjadi dalam dua tahun ke depan melalui Reddit Ask Me Anything. Ia menerangkan bahwa 24 bulan ke depan, ekosistem Ethereum akan memasuki keadaan yang terus berubah yang bisa mempengaruhi seluruh landasan dan komponen jaringan:

 

“Secara realistis, dalam ~2 tahun, Ethereum akan menjadi ekosistem yang terus berada dalam transformasi yang cepat [...] Ekosistem Ethereum memiliki tujuan utama untuk menjadi sistem yang stabil dan bisa diandalkan dalam jangka panjang.” 

 

Buterin menjelaskan lebih lanjut bahwa hal ini akan membawa Ethereum ke dalam era yang baru – era dimana Ethereum menjadi ekosistem yang dapat digunakan secara global oleh berbagai perusahaan di banyak sektor dan industri. Tahun depan masihlah terlalu awal untuk menilai kebenarannya, namun yang pasti, kita akan melihat berbagai perubahan besar dalam ekosistem yang bisa memiliki dampak yang besar. Berwaspadalah.

 

Libra (Diem) sukses diluncurkan

 

Setelah diluncurkan dengan heboh pada tahun 2019, Libra relatif tidak bersuara di tahun ini. Berita utamanya adalah perubahan signifikan pada penawaran yang direncanakannya (termasuk pada namanya, yang kini telah berganti menjadi Diem). Namun, asosiasi ini dikabarkan akan diluncurkan pada bulan Januari 2021 dengan skala penawaran yang lebih kecil yang lebih mirip dengan stablecoin dolar, serupa dengan tether atau USD Coin.

 

Penundaan dan perubahan telah membuat banyak orang mengecilkan signifikansinya, namun penting untuk diingat bahwa proyek ini masih didukung oleh beberapa perusahaan terbesar di dunia, termasuk diantaranya Uber, Spotify, PayU, dan Andreessen Horowitz. Kami tentu tidak akan bertaruh melawan kesuksesannya da akan menantikan saat peluncuran penuhnya – terutama karena proyek ini berpotensi memantik gelombang baru bagi perusahaan besar yang ingin berpartisipasi untuk mengeluarkan koin mereka sendiri.

 

Peluncuran proyek Libra di tahun 2019 juga mengakibatkan terjadinya dorongan global bagi pengembangan Mata Uang Bank Sentra (Central Bank Digital Currencies / CBDC) di seluruh dunia. Jika diluncurkan sesuai rencana, proyek ini akan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan CBDC yang ada, dan berpotensi mendorong persaingan antara pemerintah dan perusahaan swasta...

 

CBDC siap beraksi

 

Di tahun 2020, kita melihat sejumlah pemerintah mengambil langkah besar dalam upaya mata uang digital mereka. Bank Sentral Bahama (The Central Bank of the Bahamas) bahkan telah resmi meluncurkan mata uang digital nasional mereka dan merupakan salah satu yang pertama yang menggunakan dengan penuh sand dollar – versi digital dari dolar Bahama.

 

Di negara-negara besar, UE dan AS telah membuat kemajuan. Namun tampaknya, pemerintahan Cina akan menjadi yang pertama. Mereka mengumumkan peluncuran mata uang digital nasional mereka beberapa tahun silam dan laporan terakhir mengindikasikan bahwa mereka berharap akan mulai menerbitkan yuan digital sebelum Olimpiade Musim Dingin di Beijing pada Februari 2022.

 

Mereka tampaknya pada jalur yang tepat. Di tahun 2020, bank sentral Cina, the People’s Bank of China (PBOC), menerbitkan rancangan undang-undang yang tampaknya akan memberikan kerangka aturan dan legitimasi bagi ‘yuan digital’ yang akan segera diluncurkan. Rancangan undang-undang tersebut menyatakan bahwa yuan adalah mata uang resmi Republik Rakyat Cina, baik dalam bentuk fisik maupun digital.

Cina juga melaksanakan uji coba besar untuk sistem pembayaran yuan digital Shenzhen, dimana sekitar 47,500 penduduk masing-masing mengklaim 200 yuan ($30) dalam bentuk mata uang digital untuk digunakan di 3,389 pertokoan di seluruh kota.

 

Bagaimana CBDC Cina akan mengubah ekonomi global? Akankah ini memotivasi AS untuk mengutamakan upaya mereka dalam bidang ini? 

 

Pemerintahan AS yang baru mengubah pendekatan kripto

 

Kepentingan cryptocurrency dari AS kemungkinan besar akan berubah tidak peduli apapun yang terjadi di tahun depan, dengan adanya presiden yang baru. Donald trump mungkin telah menyatakan ketidaksukaannya terhadap Bitcoin, namun Bitcoin masih bertumbuh subur di bawah pemerintahannya. Kini dengan masuknya Joe Biden, perubahan apakah yang akan terjadi?

 

Kemungkinannya tidak semua akan menjadi kabar baik. Janet Yellen, nominasi Biden untuk kepala Departemen Keuangan (dia adalah mantan ketua Penasihat Ekonomi pada Pemerintahan Clinton, dan ketua dari Sistem Simpanan Federal) pernah menyatakan bahwa “ia akan dengan jujur mengatakan bahwa ia bukan penggemar” bitcoin. Meskipun melihat jumlah uang institusional yang telah mengalir masuk akhir-akhir ini, kemungkinan besar ia akan mengalami tekanan yang signifikan dari Wall Street yang bisa mengakibatkan sulitnya mempertahankan kondisi bearish.

 

Kini, di AS pun terdapat beberapa politisi yang ramah terhadap aset kripto. Kelly Loeffler, mantar CEO platform derivatif aset kripto Bakkt, telah menjadi Senator di Georgia selama beberapa waktu. Dan Cynthia Lummis baru-baru ini terpilih menjadi perwakilan Wyoming di Senat, dan telah berjanji untuk mengusahakan penurunan utang negara dan menjelaskan bitcoin (BTC) kepada rekan-rekannya

 

Jika AS menjadi lebih ramah terhadap aset kripto, akankah negara-negara lain mengikuti jejaknya? Ada yang mengatakan bahwa jika AS bersin, maka dunia akan mengalami demam – apakah arti tindakan AS bagi Cina, India, dan Eropa?

 

Prediksi harga

 

Kami tidak melakukan prediksi harga. Bitcoin adalah masa depan keuangan. Berikut ini adalah prediksi yang dibuat oleh beberapa investor terkemuka, beserta alasan mereka. Kami tidak menyatakan dukungan atau membenarkan prediksi mereka dan hanya sekadar mengumpulkannya untuk keperluan informasi Anda.

 

Scott Minerd, chief investment officer dari Guggenheim – $400,000

 

“Pekerjaan fundamental kami menunjukkan bahwa bitcoin seharusnya akan bernilai sekitar $400 ribu. Kami akan, meskipun kami memiliki kemampuan untuk melakukannya sekarang, mengamati market dan melihat bagaimana pergerakan trading.”

 

Kepala CitiFX Technical global Citbank, Tom Fitzpatrick – $300,000

 

“Seluruh keberadaan bitcoin telah dicirikan dengan rally yang tidak pernah terpikirkan yang diikuti dengan koreksi yang menyakitkan (tipe pola yang menopang tren jangka panjang).”

 

Strategis Bloomberg strategist, Mike McGlone – $170,000

 

“Kunci dari Bitcoin tahun ini sangatlah sederhana — cukup tambahkan angka satu di depan angka yang ada. Ingatlah, bahwa harga ada pada kisaran $7,000 di akhir tahun lalu. Yang saya khawatirkan — jika Anda memperhatikan kinerja di masa lalu, yang berpotensi menjadi indikasi masa depan, tahun depan atau dua tahun ke depan kita bisa menambahkan angka nol di belakang harga sekarang.”

 

Anthony Pompliano, co-founder dari Morgan Creek Capital – $100,000

 

“Anda tahu bahwa ada orang-orang yang memperdebatkan kapasitas pasar emas namun mari gunakan angka yang mudah. Katakan saja jumlah tersebut adalah $8 triliun. Maka ini menempatkan Bitcoin pada angka, tergantung pada jumlah yang hilang atau dicuri, $400,000 atau $450,000 sekarang. Apakah menurut Anda Bitcoin akan menjadi serupa dengan pasar emas? Menurut saya, tidak demikian. Bitcoin justru akan menangkap pasar yang lebih besar.”

 

Robert Kiyosaki, penulis "Rich Dad Poor Dad" – $50,000

 

“Saya senang telah membeli Bitcoin. Perhentian berikutnya ada pada $50 ribu. Belilah di bawah harga $20 ribu. Jika Anda melewatkan Bitcoin, belilah perak. Perak akan mulai digerakkan di bawah Green New Deal dari AOC. Amerika dalam masalah. Masa depan terang bagi emas perak dan wirausahawan Bitcoin.”

 

Akhirnya… berapa kali Bitcoin akan mati di tahun ini?

 

Berdasarkan Obituari Bitcoin dari 99bitcoins, yang mendokumentasikan tiap kejadian dimana publikasi pers utama menyatakan bahwa Bitcoin atau aset kripto telah ‘mati’, Bitcoin telah ‘mati’ sebanyak 386 kali sejak 2010! Bitcoin masih di sini, hidup dan bergejolak.

 

Tahun lalu, kami memprediksi bahwa Bitcoin akan ‘mati’ sebanyak 15 kali di tahun 2020. Dan sejauh ini, jumlah itu berada di angka tujuh – jumlah ‘kematian’ tahunan Bitcoin terendah dalam sejarah Bitcoin yang muda namun terkemuka ini. Di tahun 2021, kami memprediksikan dua ‘kematian’. Karena orang-orang sudah mulai pandai.

Avatar Marcus Swanepoel
Penulis

Marcus Swanepoel

Marcus is the co-founder and CEO of Luno. Twitter: @marcswane. Previously, Marcus worked for Standard Chartered in Singapore and before that 3i and Morgan Stanley in London. He holds an MBA from INSEAD, is a qualified Chartered Accountant and a CFA charterholder. He is a South African citizen and a Singapore Permanent Resident.

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan, dan belajar Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Litecoin sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo