Kembali ke Portal Belajar

Apa itu hashrate Bitcoin?

Untuk memahami hash rate dan fungsinya, Anda perlu memahami dasar penambangan Bitcoin terlebih dahulu. Penambangan Bitcoin merupakan proses yang terkomputerisasi dengan tiga fungsi utama:

  • Mengeluarkan Bitcoin baru
  • Mengkonfirmasi transaksi
  • Memastikan jaringan Bitcoin tetap aman

Mata uang fiat diterbitkan oleh bank sentral, sedangkan Bitcoin baru diterbitkan kepada para penambang melalui block reward saat berhasil memecahkan sebuah block. Mereka melakukan ini dengan menggunakan perangkat keras yang khusus digunakan untuk memecahkan permasalahan komputasional rumit, yang kemudian menghasilkan hash - output 64 karakter yang terlihat acak.

Untuk menemukan nomor hash tersebut, para penambang Bitcoin menggunakan SHA-256 Cryptographic Hash Algorithm. Data yang diinput penambang tersebut ke dalam fungsi hash SHA-256 meliputi seluruh transaksi terbaru yang dapat masuk dalam limit ukuran block, hasil hash block terdahulu, dan juga nonce. Nonce merupakan nilai acak yang diubah oleh para penambang pada tiap percobaan hash untuk mendapatkan hasil baru. Sedikit saja perubahan pada input akan mengakibatkan perubahan output yang sama sekali berbeda. Para penambang Bitcoin mencari output dengan jumlah angka nol tertentu. Kini, para penambang Bitcoin harus menemukan hash yang diawali dengan sembilan belas angka nol. Untuk mendapatkan angka tersebut, diperlukan banyak sekali percobaan. Ketika hash tersebut ditemukan, block akan ditutup dan ditambahkan ke dalam blockchain. Setelah berhasil menambang sebuah block, penambang akan diberi imbalan berupa Bitcoin baru dan biaya transaksi. Hash rate merupakan kecepatan penambang tiba ke sebuah hash - jumlah sebuah hash dikomputasi per detiknya. Semakin banyak penambang yang menambang Bitcoin, hash rate akan mengalami peningkatan.

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan, dan belajar Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Litecoin sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo