Pekan ini - El Salvador Hingga Lampu Hijau Tesla untuk Transaksi Bitcoin Lagi #BeritaKripto

Tim Luno
Kembali ke blog


lama baca 2 menit

 

Setelah Amerika Serikat, Australia, Kanada, dan negara-negara Uni Eropa, El Salvador kini menambah daftar negara yang menerima bitcoin sebagai alat pembayaran resmi. Tak hanya itu, negara di Amerika Tengah ini juga menjadi negara pertama di dunia yang akan mewajibkan pengusaha ritel secara hukum untuk menerima cryptocurrency sebagai metode pembayaran.

 

Sementara itu, cuitan Elon Musk diduga berdampak pada naiknya harga bitcoin sebanyak US$2,000 (Rp 28 juta) dalam hitungan jam. CEO Tesla ini memberikan pernyataan di Twitter bahwa Tesla akan kembali mengizinkan transaksi menggunakan bitcoin jika “sudah terbukti bahwa sekitar 50% miner (penambang bitcoin-red) adalah pengguna energi bersih dengan tren yang terus meningkat di masa depan.”

 

Bitcoin juga mendapat dorongan berupa sentimen positif dari manajer investasi, Paul Tudor Jones. Pada sebuah kesempatan, Jones menyampaikan pandangannya kepada CNBC bahwa bitcoin bisa jadi salah satu cara yang bagus untuk diversifikasi portofolio para investor. Jones juga menyatakan bahwa ia menyukai bitcoin karena bitcoin merupakan “cara bagi saya untuk berinvestasi dalam kepastian”, bahkan telah meningkatkan alokasi investasinya untuk bitcoin dari 2% menjadi 5%.

 

Kabar baik ini pun tercermin dalam sentimen pasar. Indeks Fear and Greed kembali berada di atas 38, yang adalah angka tertinggi sejak 12 Mei. Sedangkan 87% investor yang disurvei oleh perusahaan pialang cryptocurrency Voyager, menyampaikan bahwa mereka berencana membeli atau meningkatkan jumlah investasi bitcoin atau aset kripto mereka di kuartal berikutnya.

 

Analisis harga

Satu minggu kemarin menjadi minggu yang baik bagi para bull bitcoin, dimana harga telah naik kembali ke area US$40,000 (Rp 560 juta). Kita harus tetap bersikap waspada, karena harga masih berada dalam rentangan ini dan tengah berada di level Resistance. Keadaan bullish ini terlihat positif bagi pergerakan menuju ke level di atas US$42,000 (Rp 588 juta) untuk break out dari rentangan ini.

 

Jika harga kembali menurun, level US$35,000 (Rp 490 juta) bisa menjadi level Support. Jika tidak, harga bisa kembali ke area bawah di kisaran US$30,000 (Rp 420 juta). Karena harga masih terikat dalam rentangan ini, strategi paling aman mungkin adalah mengamati dan baru bertindak ketika harga berhasil break out dari rentang US$30,000 - US$40,000 (Rp 420 juta - Rp 490 juta) saat ini.

 

Baca juga

 

Tahun ini tren kripto menunjukkan tren menarik dan tidak bisa diprediksi dalam berbagai aspek. Meskipun demikian, prediksi kami tentang tahun 2020 terbukti akurat. Bagimana dengan 2021?

 

 

Harga Bitcoin mengalami peningkatan sejak Bitcoin pertama kali diluncurkan. Namun “Mengapa harga Bitcoin lebih tinggi/rendah di Luno dibandingkan harga Bitcoin yang ditampilkan di Google dan Exchange (perusahaan) lain?”

 

Isi artikel ini hanya bertujuan sebagai informasi dan bukan saran investasi atau bentuk rekomendasi ataupun ajakan. Luno selalu menyarankan Anda untuk mendapatkan nasihat keuangan oleh Anda dan untuk Anda sendiri sebelum berinvestasi atau trading cryptocurrency.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan dan belajar tentang aset kripto sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo