Berita kripto: Harga Bitcoin melejit lagi menjelang Halving

Tim Luno
Kembali ke blog


lama baca 3 menit

Trader Bitcoin Indonesia dan dunia pasti sedang bereuforia sejak pekan lalu. Harga Bitcoin yang sempat anjlok di bulan Maret, tiba-tiba melesat naik. Simak berita dan ulasan lengkapnya di bawah ini.

luno bitcoin roundup

Hampir semua aset kripto tiba-tiba melejit sebelum terjadi koreksi

Lonjakan harga besar-besaran di pasar kripto minggu ini membuat indeks bulan April ditutup dengan kenaikan lebih dari 30%. Tak heran jika FOMO (fear of missing out) bisa jadi kembali dirasakan trader dan investor di pasar kripto di pertengahan minggu lalu. Pasalnya, dengan kenaikan sekitar 20% dalam beberapa hari, harga aset kripto melejit sehingga grafik harga pun terlihat cekung seperti parabola. Meski terjadi pullback (koreksi harga), masih terlihat kenaikan harga beberapa aset kripto besar dalam sepekan seperti harga BTC yang naik hampir 12%, ETH 6%.

Dari sisi market cap (kapitalisasi pasar), Small Caps naik dengan persentase paling tinggi di bulan April yaitu 33,5%, diikuti Mid Caps, Large Caps, dan Bitcoin. Bitcoin pun menunjukkan kekuatannya saat ini setelah menjadi satu-satunya aset kripto dengan kenaikan market cap tertinggi, 2,12% dalam sepekan.

Korelasi aset kripto dengan pasar saham (salah satunya S&P500) masih tinggi dan meningkat lagi minggu lalu. Hal ini terlihat dari pullback yang terjadi di pasar saham dan kripto. Kami tidak akan berhenti menekankan kepada Anda untuk terus berhati-hati sebelum mengambil keputusan investasi karena pasar global masih bergejolak.

Bitcoin dalam sepekan

Bulan April ditutup dengan kenaikan harga Bitcoin sebesar 29%! Bahkan harga Bitcoin melonjak lebih dari US$1000 (Rp 15 juta lebih) dalam 1 hari. Nyaris sentuh US$9.500 (Rp 143 juta) pekan lalu, saat ini, Bitcoin bertengger di level sebelum market crash di bulan Maret.

Tak hanya harga, volume trading BTC ikut melejit

Setelah beberapa minggu menunjukkan trend menurun, volume bitcoin sekarang cenderung naik lagi karena rally minggu lalu. Volume rata-rata trading mingguan meningkat secara besar-besaran minggu lalu, dengan volume sebesar US$ 4 miliar (Rp 60,4 triliun) pada hari Kamis 30 April. Semoga terjadi pergeseran tren volume, karena volume yang solid bisa jadi sinyal positif untuk mendorong kenaikan harga Bitcoin yang cepat.

Harga Bitcoin ditutup menguat di bulan April

Tentunya kita patut sedikit bereuforia karena kenaikan harga Bitcoin yang terjadi minggu lalu. Meski sempat terkoreksi seperti yang kami sampaikan di atas, harga BTC di bulan April dengan tren bullish. Setelah kenaikan harga Bitcoin berhasil meminimalisir kerugian investor di bulan Maret, tren ini masih berlanjut pada bulan April. Harga ditutup di kisaran UD$ 8.624 (Rp 130,2 juta), lebih tinggi dari pembukaan Maret yaitu US$ 8.523 (Rp 128 juta). 

 

Harga Bitcoin terlihat stabil dimana para bulls mengincar tren bullish yaitu candlestick hijau baru di bulan Mei untuk menguatkan tren naik. Sementara itu bears masih melihat tren turun karena price action yang terjadi di penutupan pekan lalu membuat sumbu candlestick hijau tertinggi lebih rendah dari harga tertinggi di bulan Februari.

Avatar Tim Luno
Penulis

Tim Luno

Kami menulis semua hal tentang cryptocurrency untuk mengedukasi dan membuka lebih banyak mata serta pandangan tentang cryptocurrency. Blog kami menyampaikan pandangan Luno dan berbagai opini dan karakter unik di tim kami. Kami tidak akan pernah memberi Anda nasihat atau tips tentang keuangan, dan kami mendorong Anda untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum membeli atau terlibat dalam bursa cryptocurrency apapun. Dunia cryptocurrency adalah dunia yang menantang dan harga di pasar bisa berubah dalam hitungan detik, jadi lakukanlah investasi cryptocurrency Anda dengan bijak. Sampaikan kepada kami pendapat Anda tentang blog kami melalui Twitter kami @lunomoney

Jangan sampai ketinggalan!

Beli, simpan, dan belajar Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Litecoin sekarang

Desktop Icon Apple App Store Logo Google Play Store Logo