Kini pasar kripto memasuki November dengan agenda yang cukup padat. Selain pemilu paruh waktu (midterm) AS yang telah terjadi pada 3 November, investor akan mencermati rangkaian data ekonomi AS di bulan ini menjelang keputusan suku bunga The Fed pada 9 Desember. Bulan ini juga diwarnai dengan beberapa konferensi berskala global di London dan Singapura.
Apakah rangkaian agenda ini akan menjadi katalis bagi pasar, atau justru tambahan pasokan token dan rilis data ekonomi AS kembali menguji investor? Berikut rangkuman peristiwa penting sepanjang Oktober, beserta agenda yang perlu Anda cermati dalam kalender kripto November 2026.
Rekap bulan Oktober
Bitcoin mengawali Oktober dari penutupan September di level US$83.554 (sekitar Rp1,49 miliar). Harga sempat menyentuh level tertinggi bulanan sekitar US$87.146 pada 2 Oktober, sebelum melemah secara bertahap hingga mencapai titik terendah sekitar US$76.190 pada 30 Oktober.
BTC akhirnya ditutup di level US$77.435 (sekitar Rp1,40 miliar) pada 31 Oktober, turun sekitar 7,3% sepanjang bulan. Ini menjadi Oktober kedua berturut-turut yang ditutup melemah setelah Oktober 2025, sehingga pola “Uptober” kembali tidak terwujud.
Tekanan terutama datang dari sisi makro. Harga minyak mentah bertahan di atas US$100 per barel sejak 7 Oktober di tengah konflik AS-Iran, memicu kekhawatiran inflasi kembali memanas. Kekhawatiran itu terkonfirmasi pada 14 Oktober, ketika data CPI September menunjukkan inflasi tahunan naik ke 3,7% dari 3,4%, di atas perkiraan 3,6%. Inflasi inti juga naik ke 2,6% dari 2,4%, menandakan tekanan harga mulai meluas di luar energi.
Setelah rilis tersebut, pasar futures suku bunga memperhitungkan peluang sekitar 94% bagi kenaikan suku bunga pada Desember. Citi pun mengubah proyeksinya dan kini memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan tersebut.
Pada 28 Oktober, The Fed menahan suku bunga acuan di kisaran 3,75% - 4,00% melalui voting 10-2. Dua anggota FOMC, Gubernur Lisa Cook dan Presiden The Fed Cleveland Beth Hammack, justru menginginkan kenaikan sebesar 25 basis poin.
Sehari kemudian, Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pertumbuhan ekonomi (PDB) kuartal III sebesar 3,4% secara tahunan, naik dari 2,2% pada kuartal sebelumnya. Inflasi PCE September juga naik ke 3,6% dari 3,4%, dengan inflasi inti PCE di level 3,1%. Kombinasi ekonomi yang kuat dan inflasi yang masih tinggi ini memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan 8-9 Desember.
Sentimen pasar kripto semakin tertekan setelah Binance diretas pada 29 Oktober dengan nilai kerugian sekitar US$6,3 miliar, peretasan kripto terbesar yang pernah tercatat. FBI menyebut kelompok peretas yang disponsori Korea Utara, TraderTraitor, sebagai pelakunya. Binance menghentikan sementara penyetoran dan penarikan dana, lalu menyatakan telah menutup sekitar US$6 miliar dari total kerugian menggunakan dana perusahaan.
Dari sisi arus dana institusional, ETF Bitcoin spot AS mencatatkan arus keluar bersih sekitar US$515 juta sepanjang Oktober, sementara ETF Ether spot mencatatkan rekor penarikan bulanan sebesar US$1,61 miliar. Strategy Inc. juga memperlambat akumulasinya, dengan pembelian hanya 250 BTC dan 267 BTC dalam dua pekan berturut-turut di pertengahan bulan, jauh di bawah pembelian mingguan yang sempat melampaui 20.000 BTC di awal tahun. Per 18 Oktober, total kepemilikannya mencapai 848.517 BTC.
Di sisi lain, tenggat pembayaran kreditur Mt. Gox yang semula jatuh pada 31 Oktober kembali diperpanjang. Dalam pengumuman 16 Oktober, wali amanat Mt. Gox menyatakan pengadilan Jepang menyetujui pemunduran tenggat menjadi 31 Oktober 2027, karena masih banyak kreditur yang belum menyelesaikan prosedur atau mengalami kendala pembayaran. Dengan perpanjangan ini, kekhawatiran akan tekanan jual dari sisa aset Mt. Gox mereda untuk sementara.
Apa yang akan terjadi di bulan November?
Data Ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls)
6 November 2026, pukul 20.30 WIB
Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan merilis laporan ketenagakerjaan bulan Oktober pada 6 November pukul 08.30 waktu AS atau 20.30 WIB. Data ini menjadi salah satu bahan pertimbangan The Fed menjelang keputusan suku bunga pada 9 Desember.
Data ketenagakerjaan yang lemah biasanya mendukung pelonggaran kebijakan, sementara data yang kuat memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Rilis data makro seperti ini kerap menjadi salah satu pemicu perubahan harga kripto secara tiba-tiba.
Data Inflasi AS (CPI)
10 November 2026, pukul 20.30 WIB
Biro Statistik Tenaga Kerja AS juga akan merilis data CPI bulan Oktober pada 10 November pukul 08.30 waktu AS atau 20.30 WIB. Bersama laporan ketenagakerjaan, data inflasi ini menjadi input penting bagi The Fed menjelang pertemuan FOMC 8-9 Desember.
Angka inflasi yang kembali panas berpotensi memperkuat skenario suku bunga tinggi lebih lama, sementara data yang melunak bisa meredakan kekhawatiran pasar dan menjadi katalis positif bagi Bitcoin.
Bulan Fintech Nasional & BFN Fest 2026
11 November - 12 Desember 2026, puncak acara 26-27 November di Jakarta
Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) kembali menggelar Bulan Fintech Nasional, yang dibuka setiap 11 November bertepatan dengan Hari Fintech Nasional. Program ini berisi rangkaian edukasi literasi keuangan digital bagi masyarakat. Puncak acaranya, BFN Fest 2026, dijadwalkan pada 26-27 November di Balai Kartini, Jakarta.
Solana Breakpoint 2026
15-17 November 2026, London
Breakpoint, konferensi tahunan ekosistem Solana yang diselenggarakan Solana Foundation, tahun ini digelar di Olympia London. Solana Foundation memperkirakan lebih dari 7.000 peserta dari lebih dari 100 negara akan hadir.
Breakpoint kerap menjadi panggung pengumuman pembaruan protokol dan kemitraan baru di ekosistem Solana. Konferensi memang tidak menggerakkan harga secara langsung, tetapi pengumuman yang disampaikan selama acara dapat memengaruhi sentimen, dengan besar pengaruh yang bergantung pada kondisi pasar saat itu.
Token Unlock Arbitrum (ARB)
Sekitar 16 November 2026
Sebanyak sekitar 92,65 juta ARB, atau kurang lebih 0,93% dari pasokan awal 10 miliar ARB, dijadwalkan kembali terbuka dari masa penguncian (unlock) pada pertengahan November. Token ini berasal dari alokasi tim, kontributor, dan investor yang menurut dokumentasi Arbitrum Foundation mengikuti jadwal vesting empat tahun sejak 16 Maret 2023.
Total alokasi kedua kelompok tersebut mencapai 2,694 miliar ARB untuk tim dan kontributor serta 1,753 miliar ARB untuk investor. Rilisnya dimulai pada 16 Maret 2024, berlanjut setiap bulan, dan dijadwalkan berakhir pada Maret 2027.
Berbeda dengan cliff yang melepas token dalam jumlah besar sekaligus, pola rilis bulanan (linear vesting) seperti ini menambah pasokan dalam porsi yang lebih kecil namun berulang.
Singapore FinTech Festival 2026
18-20 November 2026, Singapura
Singapore FinTech Festival 2026 akan digelar di Singapore EXPO, diselenggarakan oleh Global Finance & Technology Network (GFTN) bersama Monetary Authority of Singapore (MAS) dan bekerja sama dengan Association of Banks in Singapore.
Cakupannya lebih luas dari aset kripto, tetapi aset digital dan tokenisasi biasanya termasuk topik utama yang dibahas regulator dan pelaku industri. Karena itu, pernyataan regulator dalam forum ini layak dicermati sebagai gambaran arah kebijakan aset digital di kawasan.
Risalah Rapat FOMC Oktober
19 November 2026, pukul 02.00 WIB
The Fed akan merilis risalah (minutes) rapat FOMC 27-28 Oktober pada 18 November pukul 14.00 waktu AS atau 19 November pukul 02.00 WIB. Dokumen ini memberikan gambaran lebih rinci mengenai pertimbangan para pejabat The Fed di balik keputusan suku bunga bulan Oktober.
Bersama data ketenagakerjaan dan inflasi, risalah ini menjadi bahan bagi pasar untuk membaca arah kebijakan The Fed menjelang pertemuan 8-9 Desember.
Data Inflasi PCE
25 November 2026, pukul 20.30 WIB
Biro Analisis Ekonomi AS akan merilis data inflasi PCE bulan Oktober pada 25 November pukul 08.30 waktu AS atau 20.30 WIB. PCE merupakan ukuran inflasi yang paling diperhatikan The Fed, sehingga data ini menjadi salah satu input penting menjelang keputusan suku bunga 9 Desember.
Inflasi PCE yang masih tinggi dapat memperkuat narasi suku bunga tinggi lebih lama, sementara data yang melandai bisa membuka ruang bagi sentimen yang lebih positif di pasar kripto.
Kelanjutan Upgrade Glamsterdam Ethereum
Sepanjang November
Hingga 30 Oktober 2026, belum ada upgrade jaringan berskala besar yang memiliki tanggal aktivasi resmi di mainnet pada November. Glamsterdam, hard fork Ethereum berikutnya setelah Fusaka, sebelumnya ditargetkan meluncur pada kuartal IV 2026 dengan fokus pada perubahan proses produksi blok dan peningkatan kapasitas transaksi jaringan.
Setelah aktivasi di testnet Hoodi ditunda, Ethereum Foundation belum menetapkan tanggal pengganti maupun tanggal aktivasi di mainnet. Seperti hard fork sebelumnya, Glamsterdam harus berjalan stabil di beberapa testnet sebelum dijadwalkan ke mainnet. Ethereum Foundation juga menegaskan bahwa penundaan ini tidak memerlukan tindakan apa pun dari pengguna mainnet maupun pemegang ETH.
Jika muncul klaim tanggal mainnet Glamsterdam di media sosial, pastikan klaim tersebut sudah diumumkan di blog resmi Ethereum Foundation, lengkap dengan nomor epoch dan versi klien yang kompatibel.
Pola Musiman November
Sepanjang November
Di atas kertas, November dikenal sebagai salah satu bulan terkuat bagi Bitcoin. Data CoinGlass mencatat Bitcoin ditutup menguat pada 8 dari 13 bulan November sepanjang 2013 hingga 2025, dengan rata-rata kenaikan sekitar 41%.
Namun, rata-rata tersebut terdongkrak oleh lonjakan sekitar 449% pada November 2013, ketika pasar Bitcoin masih sangat kecil. Tanpa tahun tersebut, rata-rata kenaikan November turun ke kisaran 7%, sementara mediannya sekitar 9%.
Hasil November juga jauh dari seragam. Dalam sepuluh tahun terakhir (2016-2025), Bitcoin lima kali menguat dan lima kali melemah pada bulan ini, dengan rentang dari penurunan sekitar 37% pada 2018 hingga kenaikan sekitar 54% pada 2017. Pada November 2025, Bitcoin bahkan turun sekitar 17,5%.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa data historis bukan jaminan pergerakan harga di masa depan. Daripada mengambil keputusan hanya berdasarkan tanggal di kalender, ukur porsi aset sesuai profil risiko Anda dan terapkan strategi manajemen risiko sebelum mengambil posisi di sekitar agenda penting bulan ini.

